(Awas) Gereja "Pendukung" LGBT

Published on 21 July 2015

12 tahun lalu kami memulai lembaga LK3 atau Layanan konseling Keluarga dan Karir, pusat konseling khusus masalah Homoseksual, narkoba/HIV, depresi dan kasus rumah tangga lainnya. Saya dan Witha dibantu dua staf, satu berlatar belakang waria dan seorang lainnya berlatar gay. Keduanya sangat rajin dan produktif bekerja. Lembaga LK3 dengan cepat dikenal di seluruh jabotabek hingga rutin mengadakan pertemuan konselor nasional.

Dengan bantuan mereka kami mengadakan pertemuan rutin konseling kelompok untuk kaum LGBT. Untuk konseling pribadi Penulis sendiri rutin mendampingi, dan jumlah klien dengan kasus ini relatif banyak.

Read more...
 

Kok Kamu Iri, Sih?

Published on 13 July 2015

 "Si tukang cemburu suka cerita ke sana-sini, mengumbar rasa iri yang kadang dikemas dengan kepedulian yang palsu."

"Virus" cemburu atau iri hati bisa merasuk semua kalangan, dari bawahan hingga atasan, status pendidikan tinggi atau biasa, kalangan kaya atau bukan. Ini menyangkut harga diri (self-esteem), yang sehat atau tidak.‎

Read more...
 

Menikmati Bekas LUKA

Published on 10 July 2015

Semua luka di dalam jiwa kita berbekas, selalu ada "sisa". Terluka itu seperti ada seseorang menusuk hati kita dengan paku. Saat rekan yang melukai meminta maaf, itu baru proses mencabut paku. Tapi selalu ada sisa berupa lobang bekas "paku" tadi. Nah, jika bekas lubang itu tidak ditutup dengan baik, maka sisa itu masih sangat terasa. Kalau ybs tidak minta maaf, maka lukanya jauh lebih dalam dan sakit. Tapi kalau ada rekonsiliasi, sisa itu bisa dinikmati.

Read more...
 

Page 5 of 7