Konseling

ALASAN MENJADI KONSELOR

Published on 11 September 2017

ALASAN MENJADI KONSELOR
Julianto Simanjuntak

1. Saya besar dalam keluarga pecandu narkoba. Orangtua kami alkoholik dan Lima dari kami 7 bersaudara pecandu. Selain itu Papa dan Mama juga menderita depresi. Tergantung dengan obat penenang dan anti depresan. Sayangnya, tidak ada bantuan pastoral  dari pihak gereja. Keluarga kami menderita hingga belasan tahun. Saat mengambil studi konseling di UKSW Salatiga, saya menyadari ada ilmu Konseling  yang sangat baik membantu orang bermasalah dengan cepat. Lalu timbul perasaan geram, mengapa Pemimpin gereja tidak memanfaatkan ilmu tsb membantu jemaat. Akhirnya muncul satu keinginan yang sangat  kuat mendalami ilmu konseling sejak 1989.

Read more...
 

GEREJA DAN KESEHATAN MENTAL UMAT

Published on 11 September 2017

GEREJA DAN KESEHATAN MENTAL UMAT
Dr. Julianto Simanjuntak

Pak Julianto, saya heran, kok kantor konsultasi psikologi yang di depan gereja kami selalu penuh. Sementara di ruang Konseling gereja kami nyaris tidak ada yang datang. Padahal kami sudah mencantumkan jam-jam konseling untuk jemaat. Di Gereja gratis, sedangkan ke psikolog bayar. Apa yang salah?”

Pertanyaan diatas diajukan seorang pendeta jemaat saat kami memimpin satu forum para Hamba Tuhan di Asosiasi Pastoral Indonesia (API) beberapa tahun lalu.

Read more...
 

Kekerasan Dalam Rumah Tangga

Published on 07 August 2017

Kasus

Bapak H, kerap memukul dan menendang istrinya, dan keempat anaknya tidak ada yang luput dari kekerasannya. Selain karena kebiasaan minum alkohol, H dibesarkan seorang ayah yang kasar, keras dan suka memukul anak-anaknya. Kebiasaan ini membuat istri H tidak tahan, dan memilih lari dari rumah meninggalkan suami dan keempat anaknya. Kedua anaknya yang laki-laki juga memilih kabur dari rumah, putus sekolah dan menjadi tukang parkir. Sementara dua anaknya yang perempuan dipungut oleh adik H agar tidak terus menerus menjadi korban kekerasan H.

Read more...
 

Page 1 of 13