Konseling

Kiat Menghadapi Tiran

Published on 28 July 2016

Penelitian menunjukkan bahwa orang-orang yang suka menganiaya anak dan istrinya seringkali menunjukkan gejala awal gangguan kejiwaan, seperti gangguan kepribadian. Mereka umumnya korban kekerasan orangtua di masa kecilnya. Mereka suka mencurigai orang, dan sensitif kalau ditolak. Saat marah cenderung menganiaya orang di dekatnya, baik fisik maupun psikhis. Perkataan mereka cenderung menyerang dan menggunakan kata-kata yang mengejek atau menghina.

Ia suka mengatur atau mengendalikan siapa saja yang di dekatnya. Orang tiran seperti ini bersikap semau dewe alias sewenang-wenang.  Mereka umumnya memiliki konsep diri yang kacau, mengidap rendah diri dan depresi kronis.  Mereka umumnya menderita adiksi hubungan. Cirinya mereka selalu berusaha keras diterima dan dihargai orang lain. Penolakan atau pengabaian sangat menyakitkan bagi mereka. Karena kondisi inilah mereka  tersiksa oleh berbagai rasa takut yang saling bertolak belakang satu sama lain, antara mau diterima di satu sisi tapi disisi lain tidak mau telalu dekat. Karena jika terlalu dekat mereka takut kehilangan kuasa mengontrol orang lain.

Read more...
 

Bersikap Benar Saat Pasanganmu Selingkuh

Published on 26 April 2016

Selingkuh adalah fenomena umum di sekitar kita. Sebagian klien pria malah berterus terang pada pasangannya bahwa dia (lebih) mencintai selingkuhannya daripada istrinya sendiri. Tentu istri yang mendengar pengakuan demikian sangat shock dan bingung bersikap. Tulisan ini bertujuan membantu bagaimana bersikap saat pasanganmu sudah berterus terang mengenai hubungannya dengan wanita atau pria lain. Sikap yang benar diperlukan agar ketidaksetiaan pasangan jangan sampai membuat pernikahan itu berakhir.

Read more...
 

Hangatkan Cinta Sebelum Basi

Published on 13 April 2016

"Cinta yang baru bagaikan sebuah api, sungguh cantik, sungguh panas, dan bergelora. Namun itu tetap hanya sebuah cahaya yang berkelap kelip. Tapi Cinta dari hati yg lebih dewasa dan berdisiplin bagaikan batubara,membara tidak terpadamkan"
(Henry Ward Beecher)

Setiap hari kita makan nasi, bahan makanan yang tahan satu dua hari, yang tetap ok dinikmati asal dipanasi. Demikian juga cinta dalam perkawinan. Cinta adalah  "makanan" jiwa yang perlu selalu dihangatkan.Cinta dapat "tawar" bahkan menjadi "basi" jika dibiarkan, dan menjijikkan bagi yang menikmatinya. Jangan heran angka perceraian meningkat, karena tidak tahan dengan cinta yang basi tadi. Semoga kita mudah mengerti dengan analogi ini.

Read more...
 

Page 8 of 13