Renungan / Catatan Harian

Ada Baiknya Ahok Dipenjara

Published on 09 May 2017

Perkembangan politik di Indonesia saat ini sangat suram. Ada gerakan politik dari pengusaha  hitam dan politikus jahat merasa gerah dengan kejujuran Jokowi. Bisnis haram mereka jelas merugi.

Lewat kasus Ahok ada hasrat yang sangat kuat untuk menggulingkan Presiden. Kelompok islam garis keras ikut mendompleng arus ini. Situasi ini juga menguntungkan Anies dan kelompoknya. Juga mantan penguasa Orde Baru dan keluarga berhasat ingin kembali ke panggungnya yang dulu 32 tahun mereka nikmati.

Pintu utk menjatuhkan Jokowi adalah kalau Ahok di vonis bebas, Presiden dianggap tidak pro Islam.

Kalau Ahok bebas di awal, dia bisa dituntut kelompok garis keras, prosesnya sangat berat. Musuh Ahok kadung dibentuk dengan segala cara, termasuk fitnah.  Salah satunya kelompok HTI yang baru saja dibubarkan Pemerintah. Tapi masih ada FPI dsb. Kelompok Amin Rais dan Lulung Cs juga sangat bernafsu memenjarakan Ahok yang Amin Rais hina dengan  "Ahok Pekok".

Read more...
 

Ukuran Kebahagiaan

Published on 28 February 2017

Untuk sukses kita cukup mengandalkan kepandaian, keuletan, dan  punya modal usaha yang cukup. Tapi untuk bahagia, itu tidak cukup. 

Ada orang yang bisa kelihatan bahagia, tapi  mungkin jiwanya menderita. Seperti kata Salomo, "Dalam tertawa hatipun bisa menderita (menangis)."

Bahagia tidak hanya diukur dari kekayaan, kepintaran, atau punya jabatan tinggi. Bahagia terdiri dari unsur-unsur: kecakapan berelasi dan kemampuan hidup berguna bagi sesama. Cakap menanggung masalah dan penderitaan hidup. Unsur penting lainnya ialah mampu mengelola konflik.

Read more...
 

MENULIS itu INVESTASI

Published on 21 February 2017

MENULIS itu INVESTASI

( t e s t i m o n i )

"Dengan menulis kami ada dimana-mana tanpa kemana-mana"

Tahun 2002 kami mendapat  panggilan Tuhan untuk menabur di ladang Konseling Indonesia. Dari 1991 saat masih studi Konseling di UKSW saya menyadari betapa Indonesia darurat kesehatan jiwa. Tapi jumlah konselor, Psikolog dan psikiater serta pusat Konseling langka. Sejak 1991 ada beban yang kuat bekerja sebagai konselor. Untuk itu saya studi lanjut bidang Konseling di STTRII (1996-1999).

Tapi baru tahun 2002 saya dan Wita berani terjun penuh waktu, kami mulai dengan sedikit deposito dan "warisan hidup" dari Ayah Mertua, Alm Prof. Ndraha.

Read more...
 

Page 1 of 10