Ada Baiknya Ahok Dipenjara

Ada Baiknya Ahok Dipenjara

Published on 09 May 2017

Perkembangan politik di Indonesia saat ini sangat suram. Ada gerakan politik dari pengusaha  hitam dan politikus jahat merasa gerah dengan kejujuran Jokowi. Bisnis haram mereka jelas merugi.

Lewat kasus Ahok ada hasrat yang sangat kuat untuk menggulingkan Presiden. Kelompok islam garis keras ikut mendompleng arus ini. Situasi ini juga menguntungkan Anies dan kelompoknya. Juga mantan penguasa Orde Baru dan keluarga berhasat ingin kembali ke panggungnya yang dulu 32 tahun mereka nikmati.

Pintu utk menjatuhkan Jokowi adalah kalau Ahok di vonis bebas, Presiden dianggap tidak pro Islam.

Kalau Ahok bebas di awal, dia bisa dituntut kelompok garis keras, prosesnya sangat berat. Musuh Ahok kadung dibentuk dengan segala cara, termasuk fitnah.  Salah satunya kelompok HTI yang baru saja dibubarkan Pemerintah. Tapi masih ada FPI dsb. Kelompok Amin Rais dan Lulung Cs juga sangat bernafsu memenjarakan Ahok yang Amin Rais hina dengan  "Ahok Pekok".

Dari beberapa informasi dan perkembangan yang ada, Jokowi memilih tidak campur tangan di proses pengadilan negeri, tapi mungkin saat banding di MA. Itu adalah Vonis tertinggi. Jika Ahok bebas nantinya, dia bisa mendapat posisi yang jauh lebih baik sesuai dengan gelombang simpati yang Ahok dapatkan saat ini.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin juga mengatakan vonis Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dua tahun penjara dalam kasus penodaan agama belum berkekuatan hukum tetap, putusan ini belum inkrah, jadi ada upaya banding. Oleh karenanya, ini masih belum berkekuatan hukum tetap, karenanya proses ini belum selesai secara hukum. Seusai pembacaan vonis, Ahok memang mengatakan mengajukan banding atas putusan hakim. (9/5/2017).

Saya bukan politikus. Sangat  terbatas memahami kasus ini, saya hanya bisa terpaku dan merasa sedih sekali saat masuk di pesawat Garuda menuju pekan baru. Berita Ahok dihukum dan masuk penjara menusuk perasaan yang paling dalam. Tapi kebenaran memang sering kalah di depan, menang diakhir. Drama Ahok belum selesai.

Seorang sahabat mengirim analisanya dengan Ahok masuk penjara ada beberapa hal baik:

Ahok di lapas bisa memberi pengaruh positif bagi napi. Karena di manapun Ahok ditempatkan  selalu bernilai unggul.

Ahok di penjara otomatis ikut menuai reaksi simpati semakin besar dari masyarakat Indonesia, bahkan  dunia internasional. Semua sadar bahwa Ahok adalah mutiara  berharga yang difitnah.

Selain itu Ahok  dikondisikan masuk Penjara agar niat "orang tertentu" yang kebelet merebut kursi RI 1 jadi batal. Jokowi sosok pemimpin yang menggelisahkan para tokoh yg korup dan haus kekuasaan. Senafas dengan Ahok yang anti korupsi.

Ahok di lapas juga menurunkan tensi politik panas yg bernuansa sara. Sekaligus menggagalkan strategi licik yg sudah dirancang jika ahok bebas.  Ahok di masukkan penjara bisa jadi  hitung-hitungan Hakim tentang efek buruk yg lebih besar jika vonis bebas. 

PENUTUP

Kalau Hakim baik menghukum orang jahat itu BIASA; tapi Hakim
menjatuhkan hukuman atas orang yang benar itu LUAR BIASA. Ini akan menjadi catatan hukum yang melegenda dalam sejarah peradilan Indonesia, seperti kasusnya Antasari mantan ketua KPK yang penuh rekayasa.

FirmanNya:
Sesungguhnya jikalau biji gandum tidak jatuh ke dalam tanah dan mati, ia tetap satu biji saja; tetapi jika ia mati, ia akan menghasilkan banyak buah.

Julianto Simanjuntak
Catatan Harian di Kala Duka