Renungan / Catatan Harian

Oleh-Oleh Perjalanan ke Eropah

Published on 11 July 2016

Saya bersyukur untuk kesempatan mengunjungi beberapa komunitas orang Kristen Indonesia di beberapa Negara Eropa memberi seminar dan Konseling Pribadi tanggal 27 Maret sd 10 April 2016. Melihat fenomena gereja di Eropa dan membaca sejarah perkembangannya, saya belajar sesuatu yang penting dan ingin saya bagikan.
Kejayaan Gereja Eropa di tengah kemapanan, berhasil mengirim banyak misionari ke pelbagai penjuru dunia. Banyak jiwa bertobat lewat kebangunan-kebangunan rohani. Jumlahnya spektakuler hingga puluhan ribu jiwa. Kebangunan rohani terjadi di banyak negara, dan mengubah wajah gereja menjadi punya pengaruh yang besar. Namun secara perlahan tapi pasti, banyak orang kristen mengalami suam-suam kuku bahkan kehilangan iman percaya.  Kejayaan itu akhirnya tenggelam seiring berjalannya waktu dan majunya ekonomi. Jemaat tidak mendapatkan pemeliharaan iman yang baik. Kemampuan pastoral para gembala tidak mumpuni mendampingi jemaat yang terpuruk dengan pelbagai masalah kehidupan.

Read more...
 

SAHABAT ORANG BERDOSA

Published on 24 June 2016

Catatan Pastoral
Julianto Simanjuntak

"Konseling pastoral memang akan berubah seiring zaman. Tapi tidak boleh mengaburkan makna dosa dalam kitab suci".

Sungguh sulit bagi anak sulung melihat sikap Sang Ayah menerima dan memestakan kepulangan adiknya tanpa syarat apapun. Pantaslah  si sulung marah dan menuduh Ayahnya berlaku hal yang tidak patut. Kita juga mungkin akan kesal dan bereaksi sama jika pada situasi itu. Perumpamaan dalam Injil Lukas lima belas sungguh dalam maknanya.

Read more...
 

Sikap terhadap Para Pendosa: YESUS Vs FARISI

Published on 22 June 2016

Pada zaman Yesus hidup dan melayani ada sekelompok tokoh agama yang di kenal sebagai orang Farisi. Antara sikap Yesus dan orang Farisi terhadap mereka yang disebut "para pendosa" seperti para pelacur, pemungut cukai, orang Samaria dsb jauh berbeda. Seperti langit dan bumi. Yang satu sigap menolong dengan tulus, sementara yang satu hanya fasih membicarakan dosa orang lain.

Read more...
 

Page 5 of 11