Mencinta hingga terluka

DAFTAR BUKU KONSELING

JULIANTO SIMANJUNTAK DAN Roswitha Ndraha

You are here:Buku»Paket 1»Mencinta hingga terluka

Mencinta hingga terluka

Buku Mencinta sampai terluka terinspirasi dari Mother Teresa yang sangat dikenal dengan gerakannya di Calcutta.Dikis ahkan, suatu hari, Bunda Teresa berkeliling dari gang ke gang di kampung(kampung Calcutta). “Bunda Teresa!” teriak seorang pengemis yang sambil menggelesotkan kakinya mendekat pada Bunda Teresa. “Ini untukmu. Aku ingin memberikannya padamu,” kata pengemis itu sambil memberikan semangkuk uang receh rupee hasil jerih payahnya mengemis hari itu.

Mother Theresa menolak halus dan berkata, “Mengapa, Bu? Bukankah ini untuk makan Ibu hari ini? Tidak usah, Bu.” Pengemis itu memandang Bunda Teresa dengan mata berkaca-kaca. Dia memang belum makan dari pagi. Teresa memperhatikan baju yang lusuh dan kulit berbalut tulang yang berlutut di depannya. Bunda Teresa mendekat. “Tapi, Bunda,” bujuk pengemis itu, ”ada yang jauh lebih menderita dari pada aku. Terimalah, Bunda. Berikan uang ini kepadanya,” kata si Pengemis itu penuh harap.Bunda Teresa tidak berani menolak. “Baik, baik aku terima.Terimakasih,” ucap Bunda Teresa, menepuk haru bahu pengemis itu, tanda menghargai jerih payahnya.

Suatu pesan dia tangkap dari hadiah sang pengemis itu. Betapa ia memberikan hartanya dengan segala cinta demi membahagiakan orang lain. Inilah mencintai sampai terluka. Pengemis itu tidak mengindahkan keringat, keletihan dan luka goresan di jalanan berdebu dan panas, yang dialaminya hari itu.
Ia memberikan dengan cintanya..

Buku ”Mencinta Hingga Terluka” ingin menekankan bahwa dalam mencinta yang penting bukanlah hasil, tetapi prosesnya.


Dalam buku ini Anda akan belajar beberapa kekuatan cinta. Cinta bukanlah sekedar perasaan, keinginan atau pikiran. Cinta bukanlah sekedar harapan atau cita-cita dalam diri kita. Cinta adalah ketrampilan. Cinta sejati adalah cinta yang dihidupi dan dimiliki lewat berbagai ujian. Cinta sejati justru diuji oleh peristiwa dan orang, yang menaburkan hal-hal yang bertentangan dengan cinta itu sendiri. Beberapa bagian buku ini ada penjelasan sederhana dan kesaksian tentang aspek cinta: cinta itu sabar, cinta memaafkan, cinta itu tangguh, cinta itu keras, cinta itu berkorban dan cinta itu memulihkan. Dari pengalaman konseling,
kami akhirnya menyadari bahwa cinta itu membutuhkan latihan; ujian cinta juga membutuhkan model dan pembelajaran yang konsisten..

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Read 1258 times
Rate this item
(3 votes)
Julianto Simanjuntak

Website: www.juliantosimanjuntak.com Email This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Pak Julianto Simanjuntak mendapat undangan khusus oleh Pak Jakob Oetama (Pemimpin Umum Kompas Gramedia) tahun 2008, dan sebagian buku Julianto-Roswitha dicetak oleh Gramedia Pustaka Utama, dan menjadi best-seller.