Home Articles Bebas Beda Psikiater, Psikolog dan Konselor

CPE 2014

follow me on twitter

Belajar Konseling

"Studi itu Investasi Mendahului Promosi Ilahi."

(Prof. T. Ndraha)

 Info lengkap belajar konseling, klik di sini

c-mht

App-Store-logo

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday339
mod_vvisit_counterYesterday748
mod_vvisit_counterThis week5367
mod_vvisit_counterLast week6414
mod_vvisit_counterThis month15486
mod_vvisit_counterLast month73536
mod_vvisit_counterAll days962671

free counters

 
Beda Psikiater, Psikolog dan Konselor PDF Print E-mail
Articles - Bebas
Written by Julianto Simanjuntak   
Article Index
Beda Psikiater, Psikolog dan Konselor
Psikiater
Psikolog
Konselor
Kerjasama dan Rujukan
Penutup
All Pages

 

 

 

Mengapa sebagian dari masyarakat enggan mengunjungi psikiater dan Psikolog? Alasan yang paling umum adalah, masih tersisa stigma jika mengunjungi psikiater dsb. Seolah orang yang ke psikiater atau psikolog menderita gangguan jiwa berat.

Dalam pengalaman sehari-hari sebagai terapis, masih banyak klien yang belum paham beda Psikolog, Psikiater dan Konselor. Sebagai konselor tak jarang klien memanggil saya dokter. Padahal saya bukan dokter, tapi Konselor. Orang mengira psikiater hanya memberi obat padahal bukan. Mereka juga punya kemampuan memberikan terapi atau konsultasi.

Secara umum ketiganya sama-sama memberikan konsultasi atau bimbingan untuk masalah tertentu. Namun ada perbedaan mendasar dari ketiganya yang perlu kita pahami. Artikel ini akan mengulas fungsi dan perbedaan tugas dari ketiganya.